Menggabungkan latihan kardio (aerobic) dan beban (resistance training) cenderung lebih efektif dalam membakar lemak dan memperbaiki komposisi tubuh dibandingkan melakukan salah satu saja
Sebuah systematic review dan meta-analysis terhadap beberapa uji klinis random menunjukkan bahwa program latihan yang menggabungkan aerobic training (AT) dan resistance training (RT) menghasilkan penurunan subcutaneous abdominal fat (lemak perut subkutan) secara signifikan lebih besar dibandingkan latihan aerobic saja atau resistance saja. Ini menunjukkan efek sinergis dari kombinasi dua jenis latihan ini terhadap lemak tubuh, khususnya di area yang berisiko tinggi
Dalam sebuah randomized trial 12 minggu pada orang dewasa dengan overweight/obesitas, semua kelompok latihan (aerobik, resistance, dan kombinasi) memperbaiki profil risiko kardiovaskular dibanding tidak latihan. Namun, kelompok yang melakukan kombinasi aerobic + resistance menunjukkan penurunan berat badan, persentase lemak tubuh, dan peningkatan kebugaran kardiovaskular paling besar dibandingkan kelompok lain.
Studi di Journal of Strength & Conditioning Research membandingkan aerobic saja, resistance saja, dan kombinasi dalam perempuan pascamenopause dengan obesitas. Hasilnya:
Semua jenis latihan efektif menurunkan lemak tubuh.
Pengurangan persentase lemak tubuh terbesar terjadi di kelompok yang melakukan kombinasi latihan dibanding kelompok aerobic saja.
Aktivitas aerobik seperti lari, bersepeda, atau interval intensitas tinggi meningkatkan pengeluaran energi selama latihan, memperbesar defisit kalori yang dibutuhkan untuk fat loss.Latihan beban penting untuk meningkatkan dan mempertahankan massa otot yang metaboliknya aktif. Otot yang lebih banyak berarti metabolisme basal yang lebih tinggi, bahkan saat istirahat, sehingga tubuh membakar lemak lebih efisien dari waktu ke waktu. Dengan menggabungkan keduanya kamu memanfaatkan pembakaran kalori langsung dari kardio ditambah peningkatan metabolisme jangka panjang dari latihan beban. Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ini mampu mengurangi lemak tubuh lebih efektif daripada masing-masing metode dilakukan sendiri, karena tubuh mendapatkan stimulus energetik dan anabolik secara bersamaan.



