CEDERA TERPARAH DALAM OLAHRAGA

CEDERA TERPARAH DALAM OLAHRAGA

 



     Cedera saat beraktivitas seperti olahraga memang sangat mungkin terjadi, terlebih olahraga yang melibatkan hampir semua anggota tubuh. Ada yang mengatakan bahwa risiko terjadinya cedera bisa menjadi sedikit bila melakukan pemanasan terlebih dahulu. Faktanya, tidak ada yang tahu seperti apa yang akan terjadi meski sudah melakukan pemanasan sebelum berolahraga. Tidak ada hari buruk dan tanggal buruk ditetapkan di kalender. Untuk itu, sebaiknya tetap merasa waspada dan hati-hati terhadap apapun yang terjadi dan apapun aktivitas olahraga kita. Ada baiknya, sebelum melakukan olahraga atau aktivitas lain untuk berdoa terlebih dahulu. Risiko cedera mungkin bisa dikurangi, tetapi tidak bisa dihindari.

     Cedera memiliki beberapa tingkatan dari mulai rasa sakitnya, berapa lama pemulihannya, sampai tingkat pengobatannya. Beberapa orang memiliki reaksi berbeda terhadap cedera yang mereka alami. Reaksinya bisa mengakibatkan trauma, cemas berlebih, hingga merasa depresi akibat cedera. Diperlukan ahli yang bisa menjadi penenang untuk pasien yang cedera akibat olahraga, dan bisa menjadi pembimbing bagi pasien yang sudah merasakan tingkat reaksi seperti depresi. Cedera terparah dalam dunia olahraga tinju misalnya, yang dialami oleh Prichard Colon ini adalah salah satu contohnya. Cedera yang dialami oleh Prichard Colon petinju profesional ini adalah cedera pada otak. Prichard Colon asal Florida ini mengalami koma selama 221 hari.

     Prichard Colon petinju profesional ini tidak hanya sekedar cedera pada otak, tetapi setelah ia bangun dari koma, ia seperti menjadi orang lain dan bukan dirinya yang biasa. Pertarungan pada tahun 2015 menjadi hari paling buruk yang pernah ada bagi Prichard Colon. Tidak hanya menghancurkan mimpinya, namun kejadian ini juga menghancurkan hidupnya. Prichard Colon termasuk  petinju profesional yang lebih banyak meraih kemenangan, dan hanya mengalami 15 kali kekalahan saja. Yang menyebabkan Prichard Colon sampai koma dikarenakan tumbukan bertubi-tubi yang di berikan lawannya saat itu. Tumbukan keras pada bagian kepala belakang Prichard Colon memberikan efek fatal yang ternyata sangat merugikan. Tidak ada yang benar-benar tahu hari buruk akan terjadi.

     Cedera terparah juga dialami salah satu pesepak bola kenamaan Inggris David Busst. Cedera yang dialami oleh David Busst ini tergolong parah, karena bagian bawah kaki kanannya berputar sebanyak  90 derajat, kulitnya juga sobek, tulangnya keluar dari tempatnya dan menjadi sangat tidak karuan keadaanya. Selain itu, tulang kering dan tulang betisnya patah. Darah dari luka-luka tersebut berceceran di lapangan. Akibat dari kejadian ini David Bust membutuhkan sebanyak 10 kali operasi dalam 12 hari. Cedera ini mengakibatkan David Busst tidak bisa bermain bola lagi, dan mengalami trauma yang cukup lama. David juga mengatakan bahwa dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga adalah hal yang sangat penting, karena memotivasi dirinya agar tetap mau berjuang untuk sembuh dan mengurangi traumanya.

     Dari kejadian yang sudah dibahas di atas, tentu kita akan merasakan bagaimana bila posisi kita seperti mereka yang mengalami cedera tadi. Kita mungkin memiliki reaksi berbeda, atau malah sebaliknya. Kita bisa saja memiliki reaksi pesimis dan menyerah begitu saja. Seseorang profesional tentu akan menghadapi masalah mereka dengan cara profesional juga semestinya. Olahraga tidak hanya mengajarkan tentang bagaimana teknik melakukan, komitmen, sportivitas, dan mental saja, tetapi olahraga juga menumbuhkan rasa tangung jawab dan profesional. Banyak orang-orang yang bergelut dengan perkerjaan yang mereka sukai, namun hanya segilintir orang yang benar-benar bertangung jawab dan profesional terhadap pekerjaan mereka.

      Selain itu pada olahraga cabang atletik lari jarak 400 meter, seorang pelari profesional Derek Redmond juga mengalami cedera parah. Derek redmond mengalami cedera hamstring saat jarak larinya tersisa 150 meter lagi hingga mencapai garis finish. Saat itu tim medis langsung menghampiri Derek, tetapi Derek bersikeras untuk tetap berlari dengan terpincang-pincang. Ada kejadian dimana ajang olimpiade ini menjadi begitu dramatis, saat ayah Derek menerobos masuk ke lapangan lari  dan membantu anaknya berlari hampir mencapai garis finish. Kejadian ini membuat semua penonton tercengang sekaligus mendapat decak kagum terhadap Derek Redmon dan sang ayah.

     Cedera memang memberikan dampak buruk, tetapi cedera yang dialami juga menjadi pelajaran dan momen paling diingat. Tidak hanya menjadi pelajaran bagi yang mengalami cedera saja, kejadian ini juga menjadi pelajaran bagi generasi muda dan selanjutnya. Olahraga di geluti oleh orang-orang yang bertangung jawab dan hampir semua orangnya profesional. Tidak pantang menyerah, dan bertangung jawab dengan cabang olahraga yang di jalani. Orang-orang yang mudah menyerah tidak akan tahu rasa bahagia yang sebenarnya. Kebahagian seseorang adalah hal yang mereka usahakan dan melakukan pengorbanan yang tidak main-main, oleh karena itu penting untuk memiliki sifat tangung jawab terhadap apa yang dilakukan dan di kerjakan.

    

 

Kembali ke blog

SIAPA KAMI?

Elite MMA Shop adalah distributor dan retailer produk bela diri (Mixed Martial Arts) dan fitness terbesar di Indonesia. Kami terbentuk sejak tahun 2010 dan telah memiliki beberapa toko di Jakarta dan Bali.

OFFICIAL STORE TOKOPEDIA

Bisa belanja juga di Tokopedia.

BUKA TOKOPEDIA